Berita Seputar Universitas

image

DANDIM 0825 AJAK MAHASISWA BERPERAN DALAM INTEGRASI NASIONAL

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 BANYUWANGI Admin website 06/05/2017

Suasana Auditorium Untag Banyuwangi dipadati mahasiswa/mahasiswi yang antusias ingin menggali wawasan dalam Kuliah Umum “Peran Mahasiswa dalam Integrasi Nasional”yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Hukum, Sabtu/06 Mei 2017.

Sebagai pembuka Kuliah Umum,  Ir. Sugiyo Darmawan, S.Pi, M.Si – Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik Kabupaten Banyuwangi, “Ada dua faktor yang menghambat integrasi nasional yaitu hoax dan radikalisme. Generasi muda khususnya mahasiswa memiliki peran strategis, sebagai penyampai kebenaran, agen perubahan, dan generasi penerus masa depan”
Lebih lanjut Ir Sugiyo menyampaikan, faktor pendorong tercapainya intergrasi nasional diantaranya, adanya rasa senasib seperjuangan yang didapati dari sejarah bersama dan adanya Ideologi Nasional yang bercermin dalam simbol negara Garuda Pancasila.

Kehadiran Komandan Kodim 0825 (Dandim) Banyuwangi Letnan Kolonel Inf. Roby Bulan adalah moment yang sangat dinantikan oleh seluruh peserta, yang dihadiri 250 lebih mahasiswa Untag. Dandim Roby Bulan dengan berseragam lengkap berdiri di Podium dan memaparkan Kuliah Umum, dengan sesekali melempar pertanyaan pada mahasiswa. Salah satunya tentang Generation Theory /Generasi X, Y, Z.
Gaya hidup generasi saat yang sangat dekat dengan teknologi bisa menjadi hal yang sangat berbahaya apabila diterima tanpa adanya filter. Roby meminta mahasiswa untuk turut berperan dalam integritas negara menghadapi ancaman nasional. “Ekonomi global yang berdampak pada ekonomi nasional yang bisa menjadi ancaman. Tetapi bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat, karena Negara ini berada dalam bingkai Kesatuan Republik Indonesia yang memegang teguh Pancasila” Kata Dandim.
Menutup pemaparannya, Dandim memberi semangat pada mahasiswa yang disambut dengan tepuk tangan  “Selamat belajar dan berjuang, agar kita bisa menjadi bangsa pemenang.”

Dekan fakultas Hukum, Rudi Mulyanto,SH,M.Kn yang menghadiri acara Kuliah Umum hingga usai, menyampaikan, Kuliah Umum ini sangat tepat dengan kondisi dan situasi masyarakat yang sedikit mengkhawatirkan dengan adanya kegiatan yang mengganggu integrasi bangsa.  “Mahasiswa mendapat pemahaman mengenai peran serta mahasiswa khususnya fakultas hukum utk ikut serta menjaga stabilitas bangsa dan negara dalam integrasi nasional” tegasnya.
Rudi menambahkan, penanaman nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme perlu untuk dikembangkan pada generasi muda, apalagi dng perkembangan teknologi yg begitu pesat dgn membawa dampak positif dan negatif, termasuk berita2 hoax yg bisa mengganggu integritas. Untuk itu perlu ditekankan lagi tentang wawasan nusantara sebagai pedoman, motivasi, dan arahan bagi semua sikap, tutur kata, dan perilaku, bagi mahasiswa untuk berperan serta menjaga integritas nasional.

Ingin bergabung dengan kami, segera lakukan pendaftaran !