Berita Seputar Universitas

image

MAHASISWA UNTAG DIPILIH KEMENPORA

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 BANYUWANGI Admin website 07/08/2017

Bendera Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi kembali berkibar di kancah nasional. Setelah kegiatan-kegiatan yang dimotori para dosen mendapat apresiasi dari lembaga-lembaga kementrian, belakangan ini apresiasi dari kementrian justru diterima oleh Mahasiswi semester 5 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untag 1945 Banyuwangi. Mahasiswi bernama Safira Nur Hanisyah itu mendapat undangan kegiatan yang digagas oleh Kementerian Pemuda Dan Olahraga RI.
Melaui surat yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, disampaikan bahwa Safira adalah 1 dari 5 delagasi yang mewakili Propinsi Jawa Timur atau dari 59 mahasiswa/i se-Indonesia yang berkesempatan mengikuti pelatihan peningakatan kompetensi pemuda berbasis IPTEK dan IMTAK yang bertempat di Cikeas, Bogor pada 25-28 Juli 2017.

Menurut Hary Priyanto, ST., M.Si selaku Wakil Dekan III FISIP yang membidangi penelitian, pengabdian dan kerja sama menekankan bahwa perhatian lebih yang diberikan Kemenpora kepada anak didiknya karena Untag 1945 Banyuwangi yang memiliki semangat berdaya global itu mampu bersinergi dengan kepentingan nasional. Oleh karenanya pihaknya telah berpesan kepada Safira agar memanfaatkan kesempatan luar biasa tersebut sebaik-baiknya. “Safira kami tuntut agar lebih memahami bahwa status mahasiswa dalam dirinya itu sebagai anak bangsa yang memiliki tanggung jawab sebagai penggerak sentra pemberdayaan pemuda di desa. Oleh sebab itu keunggulan-keunggulan yang dimiliki anak bangsa seperti Safira ini patut didukung. Apalagi negara sangat memerlukan teknoprener muda untuk pendamping desa yang memiliki kemampuan analisa dan menulis yang baik dan menarik. Oleh karenanya pelatihan yang digagas Kemenpora RI itu adalah jembatan menuju lahirnya teknoprener muda untuk mengolah potensi desa,” cetusnya.

Dihubungi terpisah, Safira menyampaikan bahwa dirinya sangat senang mendapat kesempatan langka itu. Bahkan ia berkali-kali menyampaikan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Untag 1945 Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur. “Saya senang sekali, apalagi dalam kegiatan tersebut dilatih para ahli untuk mempelajari potensi-potensi yang dimiliki desa, bagaimana penggunaan dana desa dalam prioritas pembangunan potensi desa, cara mengoptimalkan CSR untuk pemberdayaan teknopreneur muda, hingga tentang pengembangan usaha bebasis potensi desa. Menariknya, pembelajaran tersebut tidak hanya dilakukan dengan model dalam kelas, akan tetapi juga praktek lapangan dengan menanamkan prinsip me and my identity.”

Ingin bergabung dengan kami, segera lakukan pendaftaran !