Berita Seputar Universitas

image

47 DOSEN IKUTI PELATIHAN PEKERTI

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 BANYUWANGI Admin website 07/09/2017

Sebanyak 47 dosen dari enam fakultas di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi mengikuti Pelatihan Peningkatan Ketrampilan Dasar Instruksional (Pekerti) angkatan ke-22 tahun 2017. Acara yang diselenggarakan di kampus Untag itu berlangsung sejak tanggal 21 hingga 25 Agustus 2017. Pelatihan itu terselenggara berkat kerjasama Untag dengan Kopertis Wilayah 7 Jawa Timur. Materi disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Andri Pitoyo, MPd dari Universitas Nusantara PGRI Kediri. Selain itu, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM dari Universitas Gajayana Malang dan Dra. Lise Chamisijatin, MPd dari Universitas Muhammadiyah Malang. Satu lagi, Prof. Dr. Ir. Tri Poespowati, MT dari Institut Teknologi Nasional Malang.   Materi pembelajaran yang dilaksanakan meliput Pendidikan Sebagai Sistem dan Paradigma, Teori Belajar dan Motivasi. Selain itu, Pembelajaran Orang Dewasa serta Dasar-dasar Komunikasi dan Ketrampilan Dasar Mengajar. Kemudian, Taksonomi dan Tujuan Instruksional, Analisis Instruksional, Metode Pembelajaran, serta Media dan Sumber Belajar. Ditambah lagi, Penilaian Hasil Belajar, Perangkat Pembelajaran, Kontrak Kuliah,Team Teaching, dan Praktek Mengajar.  

Rektor Untag, Drs. Andang Subaharianto, Mhum mengatakan, pelatihan Pekerti itu dilatarbelakangi adanya penetapan standar nasional pendidikan yang merupakan kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di antaranya meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. “Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) merupakan program pelatihan yang dirancang Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk peningkatan kompetensi bagi para dosen,” terangnya. Tujuan dilaksanakannya pelatihan Pekerti, lanjut Andang, untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dosen dalam proses pembelajaran mahasiswa. Di antaranya meliputi kemampuan dosen dalam merancang program pembelajaran jangka panjang maupun jangka pendek, menguasai dasardasar komunikasi dan ketrampilan dasar mengajar, merancang proses evaluasi hasil belajar mahasiswa, merancang, menyusun dan mengembangkan bahan ajar. “Sasaran dari pelatihan Pekerti ini adalah kepada dosen muda di lingkungan Untag yang belum pernah mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas mengajar, yang dapat dimanfaatkan dalam rangka peningkatan kompetensi profesional dosen dalam memangku jabatan fungsional, terutama dalam peningkatan keterampilan pedagogis,” paparnya.  

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Untag sekaligus ketua panitia pelatihan Pekerti, Akbar Sandi Wijaya, Spi, Msi berharap, setelah pelatihan Pekerti selesai, para dosen muda Untag dapat lebih meningkatkan profesionalismenya dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa dalam hal belajar-mengajar. “Sehingga kegiatan pembelajaran dapat lebih maksimal dan lebih terarah,” harapnya.  

Muttafaqur Rohmah, MPd, dosen Bahasa Indonesia Fakultas Ekonomi Untag mengaku lega setelah mengikuti pelatihan Pekerti. Sebab, Pekerti itu seperti SIM untuk menjadi dosen. Bahkan, menjadi pegangan dan juga bimbingan. Tanpa Pekerti, kata dia, rasanya para dosen mengajar belum 100 persen sempurna. “Terima kasih untuk Untag yang telah mengupayakan Pekerti ini untuk para dosen,” ujarnya  

Ingin bergabung dengan kami, segera lakukan pendaftaran !