UNTAG Banyuwangi

Kuliah Umum Penyadaran Publik Bersama Kementerian Luar Negeri RI

E-mail Cetak PDF

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, melalui Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Republik Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan kampanye penyadaran publik berupa Kuliah Umum di Ruang Auditorium Untag Banyuwangi, Sabtu (05/10).

Acara yang diprakarsai secara langsung oleh Kementerian Luar Negeri tersebut mendasarkan pada semakin banyak WNI dan TKI yang melakukan perjalanan ke luar negeri yang membawa konsekuensi logis meningkatnya jumlah dan kompleksitas permasalahan yang menimpa WNI di luar negeri, terutama WNI/TKI.

 

Menurut Dekan Fakultas Hukum, Heru Guntoro, SH.,MH, acara yang mengundanghadirkan segenap mahasiswa Fakultas Ekonomi serta pengurus BEM dan DPM baik ditingkat fakultas hingga Universitas diharapkan dapat memberikan wawasan baru, khususnya terkait undang-undang ketenagakerjaan baik di dalam negeri maupun diluar negeri kepada mahasiswa pada khususnya.

Terdapat 2 (dua) narasumber pada acara yang dimulai pukul 14.30 sampai 17.30 tersebut, yang diawali dengan paparan Dr. Sujatmiko, MA yang merupakan pejabat fungsional utama BPPK kementerian luar negeri. Dalam paparan yang disampaikan dihadapan peserta Kuliah Umum, pria yang juga lulusan Doktor dari Australian National University Canberra tersebut mengawali dengan menjelaskan komitmen Kementerian Luar Negeri yang sejalan lurus dengan program Presiden RI tentang perlindungan negara kepada warga negara yang tercantum dalam Nawa Cita. Terdapat beberapa permasalahan yang dialami oleh Warga Negara khususnya yang berprofesi sebagai tenaga kerja di luar negeri, baik tentang keimigrasian yang meliputi Illegal Entry, Overstayers hingga Status Kewarganegaraan juga dalam bidang ketenagakerjaan, permasalahan gaji yang tidak dibayarkan, kecelakaan kerja hingga pelecehan seksual yang selama ini menjadi pekerjaan rumah bagi kementerian untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Selain hal tersebut, masalah hukum juga menjadi hal yang perlu menjadi perhatian pemerintah, baik perdata (perjanjian, hak harta, dsb) pidana ( pelaku atau korban narkoba, pembunuhan, pencurian) hingga hal lain seperti meninggal dunia, hilang kontak dan repatriasi (evakuasi kebencanaan).

Adapun narasumber selanjutnya ialah paparan yang disampaikan oleh Nuryati Solapori dengan memberikan testimoni terkait perjalanan hidupnya yang memberikan motivasi positif, khususnya bagi kalangan mahasiswa. Perempuan yang merupakan Dosen Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menceritakan perjalanan hidupnya yang diawali sebagai Tenaga Kerja Indonesia hanya untuk memperoleh biaya demi kelanjutan biaya studi hingga saat ini sedang proses menyelesaikan studi doktornya.

FotoKegiatan

KontakSupport

Untuk informasi hubungi Contact Support kami.

StatistikPengunjung

Kami memiliki 10 guests online
Jumlah pengunjung hari ini 339 orang, kemarin 648 orang, minggu ini 2353 orang, bulan ini 10188 orang, jumlah pengunjung sampai saat ini adalah 586414 orang
You are here: Home