UNTAG Banyuwangi

Kunjungan Koordinator Kopertis Wil. VII Jatim di Kampus Merah Putih

E-mail Cetak PDF

Dalam rangka peningkatan mutu perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur, Koordinator Kopertis Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Ir.Suprapto, DEA melakukan kunjungan di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi (20/10). Sebagaimana tugas pokok Kopertis dalam hal pengawasan, pengendalian dan pembinaan (Wasdalbin), Kopertis secara maksimal memberikan beberapa informasi penting bagi perguruan tinggi khususnya terkait perundang-undangan serta peraturan menteri (Permen) terbaru dihadapan jajaran struktural dan Dosen di lingkungan Untag Banyuwangi.

Acara yang bertempat di ruang pertemuan (F4) Lantai 2 Untag Banyuwangi, diawali dengan sambutan sekaligus laporan yang disampaikan langsung oleh Rektor Untag Banyuwangi. Dalam sambutannya, Drs. Tutut Hariyadi, M.Si mengawali kata sambutannya dengan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadirannya di kampus merah putih Untag Banyuwangi. Selain memaparkan keberadaan Untag secara umum, Rektor juga melaporkan terkait beberapa program serta kegiatan yang telah dicapai dari beberapa bidang, mulai dari proses belajar mengajar yang merupakan rangkaian dalam bidang akademik, bantuan dana hibah hingga penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat hingga posisi nisbah yang hampir mendekati standart yang ditetapkan, yaitu 1 : 45.

Untag Banyuwangi terus melakukan penyesuaian nisbah dosen utamanya prodi Akuntansi dan manajemen, hal ini dibuktikan dengan pengajuan dosen tetap untuk memperoleh NIDN, dan sampai saat ini telah tercatat sebanyak kurang lebih 44 orang yang telah memperoleh NIDN baru” jelasnya.

Pembinaan yang sempat mengalami penundaan beberapa jam dikarenakan keterlambatan Bapak Koordinator tersebut dilanjutkan dengan pemberikan cinderamata yang diserahkan oleh Rektor Untag Banyuwangi. Tepat pukul 11.30, Koordinator yang baru menjabat selama 13 bulan mengawali paparannya dengan menjelaskan tujuan utama dari pertemuan tersebut. Selain itu, dijelaskan bahwa saat ini pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) mengawasi secara maksimal kepada perguruan tinggi yang tidak baik, yaitu perguruan tinggi yang melanggar perundang-undangan serta permen yang ada yang nantinya secara otomatis akan dinon aktifkan oleh Dikti

Pemerintah saat ini mempelototi perguruan tinggi yang tidak sesuah dengan perundang-undangan dan permen yang ada, seperti perkuliahan kelas jauh, rasio dosen yang tidak sesuai aturan hingga konflik internal” jelasnya.

Dalam paparannya, secara umum menintikberatkan bagaimana pengelolaan di perguruan tinggi baik dan berjalan sesuai dengan aturan khususnya pada permendikbud 49/2014, selain itu juga dijelaskan tentang agenda prioritas teratas kemenristekdikti hingga pengertian dan tupoksi utama Dosen yang dikutip dalam UU 14/2015, PP 37/2009 dan UU 12/2012 pasal 12.

Dosen yang profesional itu adalah dosen yang memiliki beberapa hal terpenting, yaitu adanya semangat untuk study lanjut, melakukan secara rutin dan berkelanjutan dalam hal riset dan penelitian hingga keterlibatan dalam hal publikasi atau karya ilmiah” tandasnya.


FotoKegiatan

KontakSupport

Untuk informasi hubungi Contact Support kami.

StatistikPengunjung

Kami memiliki 10 guests online
Jumlah pengunjung hari ini 339 orang, kemarin 648 orang, minggu ini 2353 orang, bulan ini 10188 orang, jumlah pengunjung sampai saat ini adalah 586414 orang
You are here: Home