UNTAG Banyuwangi

PERSEPSI MASYARAKAT USING TENTANG KONSERVASI BUDAYA DAN KONSERVASI EKOLOGIS DI DESA KEMIREN KABUPATEN BANYUWANGI (Vol.12 No.36 Desember 2015 ISSN 1693 – 4083)

E-mail Cetak PDF

ABSTRAK

Masyarakat lokal yang hidup seimbang berdampingan dengan alam memiliki pengetahuan yang diwariskan turun-temurun tentang bagaimana memenuhi kebutuhan hidup tanpa merusak alam. Kearifan tradisional yang bersifat lokal sesuai dengan daerahnya masing- masing merupakan salah satu warisan budaya yang ada di masyarakat dan secara turun-temurun dilaksanakan oleh kelompok masyarakat bersangkutan. Kearifan tradisional (kearifan lokal) di tuangkan dalam bentuk konservasi baik budaya maupun ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat suku Using tentang konservasi budaya,  konservasi ekologis, penerapan kearifan lokal masyarakat Suku Using dalam konservasi budaya dan ekologis, dan dampak kearifan lokal konservasi budaya dan konservasi ekologis bagi masyarakat Suku Using.

Bentuk penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. Strategi yang digunakan adalah studi kasus tunggal karena hanya ada satu objek yaitu suku Using yang ada di Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Permasalahan dan fokus penelitian sudah ditentukan sebelumnya maka lebih lanjut strategi penelitian ini dalam bentuk studi kasus terpancang (embedded case study).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) masyarakat suku Using memandang konservasi budaya lokal sebagai suatu keharusan bagi setiap warganya demi menjaga dan melestarikan budaya peninggalan leluhur mereka karena didalam seni kebudayaan tersebut (kesenian Gandrung, Barong) terdapat banyak pelajaran yang dapat diambil misalnya tentang semangat hidup dan nasionalisme. 2) Masyarakat suku Using memandang konservasi ekologis sebagai upaya melestarikan alam. 3) Penerapan kearifan lokal masyarakat Suku Using dalam konservasi budaya dan ekologis dilakukan dengan cara melestarikan dan menanamkan nilai-nilai budaya pada generasi muda serta menerapkan tehnik-tehnik tertentu dalam mengelola sawah (menggunakan pupuk kandang). Suku Using juga mengenal neptu untuk menghitung waktu mulai bertanam padi dan waktu untuk tidak menanam padi dan berganti menanam palawija. 4) Dampak kearifan lokal konservasi budaya dan konservasi ekologis bagi masyarakat Suku Using adalah berdampak positif.

 

Kata kunci: Persepsi, masyarakat Using, Konservasi, Budaya, ekologis

Attachments:
Download this file (Iis Ni’matul Jannah.pdf)Selengkapnya Download Disini[ ]544 Kb

FotoKegiatan

KontakSupport

Untuk informasi hubungi Contact Support kami.

StatistikPengunjung

Kami memiliki 9 guests online
Jumlah pengunjung hari ini 340 orang, kemarin 648 orang, minggu ini 2354 orang, bulan ini 10189 orang, jumlah pengunjung sampai saat ini adalah 586415 orang
You are here: E-Journal PERSEPSI MASYARAKAT USING TENTANG KONSERVASI BUDAYA DAN KONSERVASI EKOLOGIS DI DESA KEMIREN KABUPATEN BANYUWANGI (Vol.12 No.36 Desember 2015 ISSN 1693 – 4083)